Yang indah hanya sementara
Yang abadi adalah kenangan
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yang ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas jg
Yang ikhlas hanya dari hati
Yang tulus hanya dari sanubari
Tidak mudah mencari yang hilang
Tidak mudah mengejar impian
Namun yg lebih susah mempertahankan yang ada
Karena walaupun tergenggam bisa terlepas jg
Ingatlah pada pepatah,
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini" Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif
"Jika kamu tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukailah apa yang kamu miliki saat ini" Belajar menerima apa adanya dan berpikir positif
وَلَنَبْلُوَنَّكُم بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ
الْأَمْوَالِ وَالْأَنفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ
الصَّابِرِينَ
الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُم مُّصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ
رَاجِعُونَ
Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,
kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira
kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah/cobaan, mereka mengucapkan: "Inna
lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun" ( QS Al Baqarah 155-156 )
Tahun 2008 tepatnya pada pertengahan tahun sekitar bulan agustus, adalah awal saya memutuskan untuk benar - benar terjun dan mendalami ajaran dari agama islam. ayat diatas menyadarkan saya dari keterpurukan selama ini yang sedang saya hadapi.
dari ( QS Al Baqarah 155-156 ) menyebutkan bahwa cobaan itu pasti akan datang kepada manusia. dan cobaan itu pula yang menhantarkan saya jauh lebih dalam terhadap islam. banyak manusia yang ketika diberikan cobaan akan timbul rasa putus asa, menyerah, dan menyalahkan Tuhan sang pencipta. tetapi tidak banyak yang bisa bersyukur dan sabar dalam menghadapi cobaan tersebut. begitu juga saya, sempat menjauh dari sang pencipta. memulai kehidupan yang jauh dari norma agama, memasuki dunia yang gelap yang saya sendiri tidak tau ujungnya berada dimana. masalah yang bertubi - tubi datang menjadi pembenaran atas tindakan yang saya lakukan. tetapi pandangan itu berubah pada saat hari jumat 15 agustus 2008, 2 hari sebelum hari kemerdekaan indonesia. khotbah dari seorang ustad dimajid yang bahkan saya tidak pernah tau namanya. mengantarkan saya pada ajaran agama islam.
pada akhir khotbahnya sang ustad mengucapkan سْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ (Astaghfirullah hal adzim)
yang di ikuti oleh seluruh umat yang berada dalam masjid. tanpa sadar, saya juga ikut melafalkannya walau saya tidak mengerti (saat itu). sekitika juga hati saya menjadi lebih tenang, lebih lapang, dan lebih bisa menerima keadaan.
inilah yang mengawali pembelajaran saya tentang agama islam.
pada akhir khotbahnya sang ustad mengucapkan سْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ (Astaghfirullah hal adzim)
yang di ikuti oleh seluruh umat yang berada dalam masjid. tanpa sadar, saya juga ikut melafalkannya walau saya tidak mengerti (saat itu). sekitika juga hati saya menjadi lebih tenang, lebih lapang, dan lebih bisa menerima keadaan.
inilah yang mengawali pembelajaran saya tentang agama islam.
No comments:
Post a Comment